Teori, teori dan teori…
sebuah pelajaran berharga tu. ndak bakal didapetin dengan hanya teori, teori dan teori… oleh karena sebab itu… maka kalo kuliah tu ada praktikum. biar lebih dong dengan apa yang telah dosen ajarkan…
sama kaya hidup.. kalo dari dulu kita cuma dikasih teori. exp: PPKn, PMP, KWN, Agama, dan pelajaran2 laen… tu paling juga cuma hanya ada di otak. nggak ngeresap dalam hati..
ini masalah hidup, cah.. kalo cuma teori thok. kita cuma bakal tau sebatas ‘idealis’nya… tapi ni hidup, reality.. kadang realitasnya beda dengan yang diajarkan ma pak dosen atau bu guru.. atau ustad..
kita ambil contoh, idealnya, orang islam tu sholat tepat waktu, ndak molor2.. tapi realitasnya, coba kita hadapkan pada masalah yang menumpuk, aktifitas yang padat. apa orang itu masih memegang keidealitasannya…
benar, ini masalah hidup, yang penuh dengan realitas.. dan kadang berbeda dengan yang kita hadapi..
mungkin saja. kita dah berpikir tentang cita2 kita, tentang apa yang akan kita lakukan 1 atau 3 atau 5 atau 10 tahun nanti.. yang sudah jelas pastinya,,, kita pasti akan mati, pasti. sudah kita rancang sedemikian rupa rencana untuk tahun2 yang akan datang.. dan itu idealis menurut kita…
dan.. seiring berjalannya waktu, kita akan menghadapi berbagai macam realitas yang ada…dan kita akan semakin tertempa menghadapinya,,
ah, ini masalah hidup…


5 comments
Comments feed for this article
26 Maret 2008 pada 8:07 am
ana
bedanya orang berilmu dengan yang tidak apa Pren?
pengetahuan yg berhenti pada tingkatan teori bukan implementasi apakah sudah disebut berilmu?
26 Maret 2008 pada 8:12 am
novrian
@ana
yang berilmu tu kalo dia melakukan sesuatu pasti tau kenapa dia melakukannya, untuk apa dll…
udah, tapi belum mengamalkan ilmunya…
27 Maret 2008 pada 10:22 am
noerma123
buat apa teori kalo ga diamalkan….. buat apa kita belajar toge…..cacing….atao….integral???
nyambung ga?
27 Maret 2008 pada 10:35 am
novrian
@noe
oiya, aku lupa. ada teori yang gak boleh kita amalkan. Teori membunuh orang, teori membuang sampah sembarangan, teori mencacimaki orang lain…
ya, paling ndak kita tau, apa itu toge, apa itu cacing, apa itu integral. Kalo di dalam listrik2 ada kok fungsi integral2 gitu.. buat ngetung kedalaman kolam juga bisa..
29 Maret 2008 pada 8:31 am
septiarani
nggak penting banget sih integral segala..
integral tu nggak jelas ;p
iya sih, kalo cuman teori doang kadang aku juga mikir, buwat apa sih?? tapi yaa jangan meremehkan teori (kebanyakan anak teknik gitu sih, yang dipentingin aplikasinya, prakteknya..)..
tapi kalau nggak ada anak science yang mikirin teorinya, iptek juga nggak bakal berkembang..
sebagai anak teknik, aku setuju kalau teori itu mesti dipraktekin, kayak kita belajar algoritma trus dipraktekin di pascal..
tapi sebagai calon scientist (hallah..^^), aku juga setuju kalau teori itu harus dipelajari dan dikembangkan.
-learning mathematics is doing mathematics.. without doing mathematics, we can do nothing-
dumeh cah olim matematik