Kali ini, saya benar-benar merasakannya. Ketika kejujuran itu diuji, ketika yang kau katakan selama ini, apakah hanya keluar dari mulutmu ataukah sudah meresap dalam hatimu.

Berulang kali dirimu memberi nasehat kepada teman-temanmu atau adik-adikmu, “Janganlah dikau mencontek, tidak akan ada dikau jujur saat mencontek.” Kemudian, di saat yang lain dihadapkan dengan situasi yang cukup sulit. Ujian Akhir Semester dengan setengah materi yang sama sekali belum dikau pelajari – karena berbagai alasan yang timbul, entah lupa-lupa-ingat, atau tidak mengikuti kuliah hari terakhir -. Saya mengalami itu.

Panik. Tentu, karena saat melihat soal ujian, diriku mendapati setengah soal yang dikeluarkan dalam soal oleh pak dosen benar-benar tidak ku ketahui. Kasusnya terjadi karena memang, hari terakhir kuliahnya beliah diriu terlambat. Sehingga tidak -berani- untuk masuk kelasnya beliau. Ah, ceritanya panjang.

Satu hal yang diriku takutkan saat melihat soalnya. Jika diriku tidak bisa mengerjakan soal ujian ini, kemudian nilainya jelek trus harus mengulang semester depan. AAAAAA tidaaaaak! -lebay-. Pikirku saat itu -karena termakan kepanikanku sendiri- harus cari jawaban -bagaimanapun caranya- biar dapat menjawab soalnya dan akhirnya dapat nilai yang cukup untuk tidak mengulang.

Mulailah diriku clingak-clinguk mencari jawaban -milik teman- kalau-kalau ada yang terlihat. Saat menclingak dan menclinguk itulah diriku tersadar. Astaghfirullah! Apa yang kulakukan?!! Clingak-clinguk waktu ujian tu gak bener, Nop! tapi kalo gak nyari jawaban temen, nilaiku jeleek! Apa kata dunia kalo dirimu nyontek waktu ujian?? -Dunia mah, gak berkata apa-apa!-

Pikiranku sejenak berkecamuk antara nyontek dan tidak. Akhirnya aku putuskan untuk tidak nyontek. Sudahlah, serahkan saja sama yang Maha Memiliki Ilmu. Kalau aku nyontek, kata-kata yang kuucapkan pada adik-adikku agar tidak menyontek sama saja boong. Tuh, di Qur’an juga ada ayat yang nyinggung masalah orang yang gak konsisten antara perbuatan sama yang dia katakan.

Dan akhirnya, sambil menahan keinginan untuk menyontek, berusahalah diriku ini untuk mengerjakan sisa soal yang belum terpelajari itu. Sambil berdoa biar dapat nilai bagus. Sambil berusaha semaksimal mungkin. Semoga tak perlu mengulang dan nilainya memuaskan.